December 2010

Tool-tool photoshop..sambungan


Sambungan dari tool-tool photoshop yang pertama, sekarang ke area ToolBox. Toolbox fungsinya sangat penting karena memudahkan kita. Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop . Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah.


toolbox.jpg


A. SELECTION TOOL



  • A.1. Marquee Tool

    Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool

    1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)

    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.

    2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)

    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.

    3. Single Row Marquee

    Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)

    4. Single Column Marquee

    Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).

  • A.2. Move Tool

    Shortcut keyboard: V

    Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.

  • A.3. Lasoo Tool

    (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:

    1. Lasoo

    Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas

    2. Polygonal Lasoo

    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon

    3. Magnetic Lasoo

    Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan

    tepi selection pada area tertentu pada image.

  • A.4. Magic Wand Tool

    Shortcut keyboard: W

    Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.


B. CROP & SLICE TOOL



  • B.1. Crop Tool

    Shortcut keyboard: C

    Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)

    B.2. Slice Tool

    (Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)

    Terdiri dari 2 jenis yaitu:

    1. Slice Tool

    Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image

    2. Slice Select Tool

    Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image


C. RETOUCHING TOOL



  • C.1. Patch/Healing Brush Tool

    (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)

    1. Patch Tool

    Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.

    2. Healing Brush Tool

    Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.

  • C.2. Stamp Tool

    (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:

    1. Clone Stamp Tool

    Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu

    2. Pattern Stamp Tool

    Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu


  • C.3. Eraser Tool

    (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)

    Terdiri dari 3 jenis yaitu:

    1. Eraser

    Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.

    2. Background Eraser

    Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.

    3. Magic Eraser

    Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.

  • C.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool

    (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)

    1. Sharpen Tool

    Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.

    2. Blur Tool

    Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.

    3. Smudge Tool

    Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image

  • C.5. Dodge, Burn, Sponge Tool

    (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)

    1. Dodge Tool

    Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image

    2. Burn Tool

    Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image

    3. Sponge Tool

    Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.


D. PAINTING TOOL



  • D.1. Brush Tool

    (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:

    1. Brush Tool

    Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas

    2. Pencil Tool

    Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil

  • D.2. History Brush Tool

    (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)

    Terdiri dari 2 jenis yaitu:

    1. History Brush Tool

    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image

    2. Art History Tool

    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state

    history dari image, dengan model artistik tertentu.

  • D.3. Gradient, Paint Bucket Tool

    (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)

    1. Gradient Tool

    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan

    perpaduan banyak warna.

    2. Paint Bucket Tool

    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground

    atau pola tertentu.


E. DRAWING AND TYPE TOOL



  1. E.1. Selection Tool

    (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:

    1. Path Selection Tool

    Digunakan untuk melakukan selection path

    2. Direct Selection Tool

    Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.

    E.2. Type Tool

    (Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:

    1. Horizontal Type Tool

    Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal

    2. Vertical Type Tool

    Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal

    3. Horizontal Type Mask Tool

    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal

    4. Vertical Type Mask Tool

    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal

  2. E.3. Pen Tool

    1. Pen Tool

    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)

    Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus

    2. Freeform Pen Tool

    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)

    Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )

    3. Add Anchor Point Tool

    Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path

    4. Delete Anchor Point Tool

    Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path


5. Convert Point Tool

Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point tertentu pada path



  • E.4. Shape Tool

    (Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)

    1. Rectangle Tool

    Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat

    2. Rounded Rectangle Tool

    Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung

    3. Ellipse Tool

    Digunakan untuk menggambar ellipse

    4. Polygon Tool

    Digunakan untuk menggambar polygon

    5. Line Tool

    Digunakan untuk menggambar garis lurus

    6. Custom Shape Tool

    Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada


F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL



  • F.1. Notes Tool

    (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)

    1. Notes Tool

    Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.

    2. Audio AnnotationTool

    Digunakan untuk membuat suara/audio pada image

  • F.2. Eyedropper, Measure Tool

    (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)

    1. Eyedropper Tool

    Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna

    foreground

    2. Color Sampler Tool

    Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image

    3. Measure Tool

    Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image

  • F.3. Hand Tool

    Shortcut keyboard: H

    Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.

  • F.4. Zoom Tool

    Shortcut keyboard: Z

    Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.

  • F.5. Background and foreground color

    Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.

  • F.6. Normal and Quickmask Mode

    Normal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.

  • F.7. Screen Mode

    Untuk melihat tampilan area kerja windows.


Huaa.. lumayan pegel juga bapak-bapak, ibu-ibu… hehehe.. (masih Bersambung)





Artikel Tool-tool photoshop..sambungan ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Tutorial Membuat Efek Grunge pada Foto



Sebenernya membuat efek grunge ini gampang banget.. intinya cuman gabung-gabungin gambar aja…


gak percaya ??


Ini nih bukti nya :


sebelumnya… saya pake gambar-gambar ini untuk membantu pembuatan efek


batuoldpaper tembok


Klik untuk download gambar-gambar diatas.


Sekarang ke inti nya yah..


Buka gambar yang mau diedit


efek grunge 1


duplikat layer dengan menekan ctrl + J


efek grunge 2


Klik Image > adjustment > desaturate atau ketan eh tekan di keyboard CTRL + Shift + U untuk membuat foto jadi hitam putih.


Opacity nya kurangi jadi 50%


efek grunge 3


sekarang tekan ctrl +J lagi di layer background untuk menduplikat layer background. pindahin hasil duplikat ke paling atas


efek grunge 4


Klik Filter > Other > Highpass


efek grunge 5


Ubah layer style menjadi Vivid light


efek grunge 6


edit foto dasar udah selesai.. sekarang kita main-main dengan gambar yang lain..


buka gambar oldpaper.jpg


drag ke foto yang tadi diedit


efek grunge 7


atur sedemikian rupa.. atau di pas- in aja setiap ujung nya..


sekarang ubah layer style menjadi menjadi COlor burn


efek grunge 8


sekarang buka juga batu.jpg .. drag gambar texture batu ke dalam foto yang lagi diedit


efek grunge 9


Klik add vector mask..


lalu klik brush tool (warna hitam) warnai bagian muka nya.. biar nanti keliatan jelas..


ubah layer style menjadi multiply


efek grunge 10


hasilnya kayak gini


efek grunge 11


sekarang buka lagi gambar bantuan terakhir.. gambar tembok.jpg.. Drag ke dalam foto dan atur seperti gambar dibawah


efek grunge 12


Ubah Opacity nya jadi 50%


Klik add vector mask .. warnai dengan brush tool seperti gambar.


efek grunge 13


Hasil akhir nya :


chandra


Gampang kan ya ?


selamat mencoba!





Artikel Tutorial Membuat Efek Grunge pada Foto ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Membuat Efek Retro Glamor di Foto Dewi Sandra


asian brain


Sebenernya otak saya masih mampet.. gak ada ide, males buat screenshot, dll.. dan kendala juga ada di server Ilmuphotoshop.. yang space nya tinggal tersisa 25 Mb lagi.. jadi musti irit nih..


Langsung aja yah.. sekarang saya mau buat efek Retro yang berbinar-binar pada foto Sandra Dewi eh .. Foto Dewi Sandra dink..


buka foto sandra dewi.. saya dapet dari google Image… tapi lupa web nya.. maaf yaa.. buat yang punya foto ini.. saya pake buat belajar.


foto dewi sandra 1


Tekan ctrl + J untuk menduplikat background


klik lagi layer background , tekan ALT + backspace .. niscaya background berubah menjadi hitaaamm… ( bahasanya kayak tukang obat .. hihihi)


foto dewi sandra 2


Seleksi background foto sandra dewi tersebut.. Karena background di foto itu sama warna nya.. enak banget nih seleksinya .. pake magic wand tool… klik di warna abu-abu (dinding) dan warna putih (kursi)


foto dewi sandra 3


kayaknya masih blon rapih nih.. kira rapihkan dulu nyok.. zoom seleksi yang kurang rapi.. gunakan polygonal lasso tool .. seleksi bagian yang kurang rapi sambil menekan tombol ALT.


foto dewi sandra 4


kalo udah rapi semua… silahkan tekan tombol delete…


foto dewi sandra 5


Sekarang kita lukis sedikit background nya..


buat layer baru . Layer > New > layer… klik brush tool warna abu-abu.. warnai sebagian background dengan warna abu-abu


foto dewi sandra 6


sekarang kita belajar menggambar garis menggunakan BRUSH… nah lho.. emang bisa ?


ubah brush size nya menjadi 3 px..


foto dewi sandra 7


Buat layer baru lagi..gunakan warna putih ya..


Klik di ujung atas foto.. Drag ke bawah.. tapi sambil menekan tombol SHIFT..


foto dewi sandra 8


bikin garis untuk yang samping nya juga ..


kalo udah beres dari ujung kiri ke ujung kanan.. teken CTRL + J untuk menduplikat layer garis..


klik Edit > Transform > Rotate 90 CW


foto dewi sandra 9


tekan CTRL + E untuk menggabungkan kedua layer garis .


foto dewi sandra 10


Klik Edit > transform > Warp .. tarik ujung-ujung nya sehingga bisa ngebentuk seperti gambar ..


( catatan : yang pake CS 2 ke bawah kayaknya gak ada warp .. lewati aja langkah yang ini… gak di warp juga gpp kok )


foto dewi sandra 11


ubah layer efek jadi overlay dan opacity 40%


foto dewi sandra 12


sekarang giliran menghias foto..


Buat bulatan pake Ellips tool dengan settingan seperti gambar di bawah..jangan lupa KLIK SHAPE LAYER..


foto dewi sandra 13


klik add layer mask .,.. lalu brush dengan warna hitam sehingga warna di bulatan pink tadi kehapus sebagian.


foto dewi sandra 14


Sekarang buat dots dengan berbagai ukuran.. gunakan Brush tool lagi.. warna samain aja.. PINK.. ! di cocol dimana aja deh ya.. terserah ..


foto dewi sandra 15


dengan cara yang sama buat juga bulatan dan dots dengan warna lain .. tentunya di tempat dan ukuran yang berbeda..


kalo kira-kira udah keren.. sekarang tinggal finishing.. yaitu memberi dots putih.. supaya keliatan lebih mengkilap.. usahakan dot putih nya menumpuk dengan dots berwarna..


foto dewi sandra 16


Hasilnya


Dewi Sandra

Selamat Mencoba yah..





Artikel Membuat Efek Retro Glamor di Foto Dewi Sandra ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Membuat Efek Urban dengan Adobe Photoshop


Saya pake adobe photoshop CS3.. dan kebanyakan tutorial photoshop ilmuphotoshop.com menggunanan Photoshop CS3..


Kemaren ada yang nanya, photoshop bisa dipake buat bikin efek urban seperti di Corel Draw atau Adobe Illustrator ga ? saya bilang bisa…. padahal waktu itu yang namanya efek urban saya blom tau kayak gimana.. hehehe.. sok tau ya.. tapi biarin aja.. toh dari foto menjadi gambar vektor aja bisa dibuat pake photoshop kok ( Ini link nya )… padahal bagusnya gambar vektor itu dibikin pake Adobe Illustrator atau Corel Draw .


Setelah saya search di google… jadi tau deh efek urban wujudnya kayak gimana… hmm .. gak update yaa saya…efek urban aja gak tau hehehe.. maklum lah pekerja kantoran mah susah bagi waktu buat update informasi.. halah.. facebook-an aja bisa ? nah lo.. :p


Ya udah.. sekarang kita coba buat yang namanya efek urban..


Di efek ini kita butuh bantuan Brush yang berbentuk Bunga, daun dan swirl.


Download dulu Brush nya >> Klik disini <<.


Cara Installnya :


Setelah di download.. extract file brush.rar pake WinRar. kalo blom ada winrar, Download winrar disini.


setelah di extract file Swirls_And_Flowers_Brushes.abr .. copy ke c://program files/adobe/photoshop/preset/brush/


Klik 2x file tersebut.. nanti kebuka photoshop nya kan ? nah brush nya sudah terinstall.. Congratulation!! :)


Sekarang buka dokumen baru .. kalo mau dijadiin wallpaper pake ukuran standard wallpaper aja 1024 px x 768 px


urban effect 1


klik gradient tool, buat radial gradient (warna terserah aja ya.. mau sama juga gpp kok.. gak dilarang )


urban effect 2


ini nanti fungsi nya sebagai background.


sekarang buka gambar yang mau dijadiin korban nya..


Saya pake gambar sepupu saya yang masih kecil ..


Seleksi objek dengan pen tool .. settingannya ada di bawah nih.. santai aja yaa nyeleksi nya.. biar nanti jadinya bagus.


urban effect 3


Kalo udah beres terseleksi , klik kanan > make selection


urban effect 4


kalo udah terseleksi, Drag gambar yang udah terseleksi ke dokumen baru yang dikasih warna gradient hijau. otomatis akan terbentuk layer baru (gambar objek yang tlah terseleksi)


di layer gambar : Klik Filter >artistic > Cutout ( settingan nya terserah yaa.. karena tergantung besar kecilnya gambar juga )


urban effect 5


klik Ctrl + J untuk menduplikat layer gambar.


urban effect 6


Klik 2x layer hasil duplikat tadi untuk menampilkan blending options , atau klik kanan > blending options


setting color overlay nya


urban effect 7


jangan dulu di OK ya.. sekarang lanjutin ke Outer glow


urban effect 8


Eits.. jangan dulu di OK.. setting juga stroke nya


urban effect 9


hasil sementara :


urban effect9a


buat layer baru di atas layer background .. klik layer > new > layer ..


urban effect 10


gunakan paint bucket tool untuk mewarnai layer baru tadi dengan warna putih.


urban effect 11


matiin kedua layer objek atau layer gambar .. dengan mengklik icon mata di pinggir layer.


Gunakan brush tool (softround 300 px, warna Hitam ) untuk membuat bulatan seperti gambar.


urban effect 12


Klik Filter > pixelate > color halftone


urban effect 13


Klik Select > Color range


urban effect 14


sekarang terseleksi bagian dots nya kan ? nah untuk menghapus warna putihnya .. klik select > inverse .. lalu teken DELETE di keyboard. Tekan CTRL + D untuk menghilangkan seleksi


urban effect 15


Klik 2x layer dots tadi untuk mengeluarkan blending options.. atau klik kanan > blending option ..


edit color overlay nya..


urban effect 16


duplikat layer dots tadi dengan menekan ctrl +J , kecilin atau besarin ukurannya.. buat beberapa buah Dots.


ubah warna nya dengan mengganti warna di blending option > color overlay


urban effect 17


hasilnya :


urban effect 18


Sekarang kita beri starburst


tutorial nya ada disini : Efek Starburst


tapi sekarang saya buat dengan manual aja ya..


Klik Pen Tool .. Jenis pen : Shape layer, warna putih


buat seperti contoh dibawah ya..


urban effect 19


ubah layer efek menjadi overlay lalu opacity dan fill sekitar 50%


urban effect 20


Buat layer baru di atas layer Shape 1 .. klik Layer > new > layer


sekarang kita bersenang-senang dengan brush yang tadi udah di install ..


Klik Brush tool .. klik kanan di area gambar nanti muncul brush option


klik jenis brush yang mau dipake : saya pake no 375 dan diameter 370 px


urban effect 21


klik di gambar sesuai kreatifitas masing-masing


urban effect 22


buat layer baru dan gunakan brush yang lain nya..


nanti ubah-ubah warna nya pake blending option > color overlay atau ubah layer effect nya jadi Overlay .. pokoknya semua terserah anda.. hehehe..


hasilnya :


urban effect 23


bisa juga diganti warna background nya..


urban effect 24


hasil dengan gambar lain :


efek urban


Selamat berkreasi deh ya.





Artikel Membuat Efek Urban dengan Adobe Photoshop ini dipersembahkan oleh Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga Adobe Photoshop Tutorials

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget