Kura-Kura Raksasa Pendukung Darwin Akhirnya Punah


Headline
‘Goerge yang Kesepian’, demikian julukan kura-kura itu, merupakan satu-satunya yang tersisa dari spesiesnya. Saat mati, usianya mencapai 100 tahun. Ia dijadikan ikon kepulauan Galapagos, Ekuador. Galapagos adalah pulau yang penghuninya dijadikan landasan Charles Darwin untuk membuat teori evolusi.
Sebagaimana dilaporkan Reuters, pihak taman nasional kini tengah menyelidiki penyebab kematiannya. Sebab, kura-kura jenis itu seharusnya mampu bertahan hidup hingga 200 tahun. Tubuh George akan diawetkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan.
Taman Nasional Galapagos dikunjungi banyak orang setiap tahun dan sebagain besar hanya ingin melihat George. Pasangan aktor dan aktris Brad Pitt dan Angelina Jokie baru-baru ini mengunjungi tempat itu.
George sebenarnya pernah diupayakan untuk mempunyai keturunan. Ia sudah pernah diperkenalkan pada dua kura-kura betina dari subspecies berbeda. Kedua betina itu berhasil bertelur dua kali tetapi kosong.
Selain George, di Kepulauan Galapagos hidup kura-kura raksasa dari spesies berbeda. Banyak nelayan memburunya untuk diambil dagingnya. Habitatnya juga kini hancur oleh kambing yang didatangkan dari daratan. [tjs]

Reaksi:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget